Cacing Tanah (vermes)
tidak memiliki alat pernapasan khusus seperti hidung atau
paru-paru.
Cacing tanah bernapas melalui permukaan kulitnya. Di permukaan kulit cacing
tanah terdapat banyak sekali pembuluh darah, dan menghasilkan lendir. Kondisi
kulit yang selalu lembab inilah yang membuat proses penyerapan oksigen
berlangsung dengan baik.
Oksigen yang diserap melalui kulit
akan langsung diikat oleh hemoglobin yang terkandung dalam darah cacing
untuk diedarkan ke seluruh tubuhnya. Gas hasil respirasi (pernapasan) yaitu
karbondioksida dikeluarkan kembali juga melalui permukaan kulit. Nah, karena
respirasi cacing dilakukan melalui permukaan kulitnya (integument), maka
respirasi cacing disebut respirasi integumenter.
0 komentar:
Posting Komentar
Tolong komentarnya yang berhubungan dengan artikel yah. Thanks